RSS

langkah-langkah pengolahan air limbah

23 Nov

Pembuangan air limbah baik yang bersumber dari kegiatan domestik (rumah tangga) maupun industri ke badan air dapat menyebabkan pencemaran lingkungan apabila kualitas air limbah tidak memenuhi baku mutu limbah. Sebagai contoh, mari kita lihat Kota Jakarta. Jakarta merupakan sebuah ibukota yang amat padat sehingga letak septic tank, cubluk (balong), dan pembuangan sampah berdekatan dengan sumber air tanah. Terdapat sebuah penelitian yang mengemukakan bahwa 285 sampel dari 636 titik sampel sumber air tanah telah tercemar oleh bakteri coli. Secara kimiawi, 75% dari sumber tersebut tidak memenuhi baku mutu air minum yang parameternya dinilai dari unsur nitrat, nitrit, besi, dan mangan.
Trickling filter. Sebuah trickling filter bed yang menggunakan plastic media.
Bagaimana dengan air limbah industri? Dalam kegiatan industri, air limbah akan mengandung zat-zat/kontaminan yang dihasilkan dari sisa bahan baku, sisa pelarut atau bahan aditif, produk terbuang atau gagal, pencucian dan pembilasan peralatan, blowdown beberapa peralatan seperti kettle boiler dan sistem air pendingin, serta sanitary wastes. Agar dapat memenuhi baku mutu, industri harus menerapkan prinsip pengendalin limbah secara cermat dan terpadu baik di dalam proses produksi (in-pipe pollution prevention) dan setelah proses produksi (end-pipe pollution prevention). Pengendalian dalam proses produksi bertujuan untuk meminimalkan volume limbah yang ditimbulkan, juga konsentrasi dan toksisitas kontaminannya. Sedangkan pengendalian setelah proses produksi dimaksudkan untuk menurunkan kadar bahan peencemar sehingga pada akhirnya air tersebut memenuhi baku mutu yang sudah ditetapkan.
Parameter Konsentrasi (mg/L)
1. COD 100 – 300
2. BOD 50 – 150
3. Minyak nabati 5 – 10
4. Minyak mineral 10 – 50
5. Zat padat tersuspensi (TSS) 200 – 400
6. pH 6.0 – 9.0
7. Temperatur 38 – 40 [oC]
8. Ammonia bebas (NH3) 1.0 – 5.0
9. Nitrat (NO3-N) 20 – 30
10. Senyawa aktif biru metilen 5.0 – 10
11. Sulfida (H2S) 0.05 – 0.1
12. Fenol 0.5 – 1.0
13. Sianida (CN) 0.05 – 0.5
14. Batasan Air Limbah untuk Industri
Jikalau anda ingin melihat tentang sedikit data dari Langkah” Pengolahan Air Limbah silahkan klik disini

Dinisi dapat dilihat video tentang Langkah-langkah Pengolahan Air Limbah


referensi:

http://andrians07.wordpress.com/2011/11/05/langkah-langkah-pengolahan-air-limbah/

http://majarimagazine.com/2008/01/teknologi-pengolahan-air-limbah/

http://danang-dancil.blogspot.com/2011/01/langkah-langkah-pengolahan-air-limbah.html

 
Leave a comment

Posted by on November 23, 2011 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: